Dosen ARS University Gelar Edukasi "Cancel Culture" dan Etika Digital bagi Siswa SMK MVP ARS Internasional
- Senin, 16 Februari 2026
- by Fitri Khoirunnisa
BANDUNG, 9 Februari 2026 – Sebagai wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen dari Fakultas Teknologi Informasi Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya (ARS University) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PM). Kegiatan yang bertajuk "Cancel Culture dan Etika Bermedia Sosial"ini dilaksanakan di Aula SMK MVP ARS Internasional dengan menyasar siswa kelas X sebagai peserta utama.
Fenomena cancel culture atau penghakiman massal di ruang digital menjadi latar belakang utama urgensi kegiatan ini. Minimnya literasi digital dan pemahaman etika komunikasi sering kali memicu perundungan siber (cyberbullying) yang berdampak buruk pada kesehatan mental remaja.
Kegiatan ini dipimpin oleh Erfian Junianto, S.T., M.Kom., CDMP selaku Ketua Pelaksana. Dalam pelaksanaannya, beliau didampingi oleh tim dosen anggota yang terdiri dari:
- Fitri Khoirunnisa, M.Kom
- Silvia Ratnasari, M.Pd
- Amirul Mukminin, M.Kom
Selain dosen, kegiatan ini juga melibatkan partisipasi aktif enam mahasiswa Teknik Informatika ARS University, yaitu Willy Randika Wardoyo, Muhammad Andhika Sariffudin, Rifki Suandi, Hilmy Ali Shidiiq, Salman Aziz Fadhlurrahman, dan Azmi Nadzirul Hannan.
Edukasi disampaikan melalui berbagai metode interaktif untuk memastikan materi dapat diserap dengan baik oleh para siswa, di antaranya:
- Sosialisasi Edukatif: Pemaparan mengenai dampak psikologis perundungan siber dan aspek hukum berdasarkan UU ITE.
- Workshop "Think Before You Share": Simulasi bagi siswa untuk berpikir kritis sebelum menyebarkan informasi atau bereaksi terhadap isu viral.
- Analisis Studi Kasus: Pembahasan kasus nyata komunikasi digital untuk diambil pembelajaran etikanya.
Ketua Pelaksana, Erfian Junianto, menekankan bahwa pemahaman mengenai jejak digital dan konsekuensi hukum sangat krusial bagi generasi muda. "Kami berharap siswa mampu menggunakan media sosial secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab agar tercipta ruang digital yang sehat," ujarnya dalam laporan kegiatan tersebut.
Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini. Kepala SMK MVP ARS Internasional, Mohamad Faizal Usman, ST., MM., Gr, melalui surat keterangan mitra menyatakan bahwa kegiatan berjalan lancar dan mendapatkan respons positif dari para peserta.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, ARS University berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi berkelanjutan dalam membentuk karakter digital generasi muda yang berintegritas.
