Fakultas Teknologi Informasi
Mengenal Dasar Algoritma

Mengenal Dasar Algoritma

Bagi seorang programmer, istilah algoritma bukanlah hal yang asing karena algoritma merupakan dasar dari pemrograman itu sendiri. Namun, bagi mereka yang baru mulai melirik dunia teknologi informasi utamanya pemrograman tentu saja istilah algoritma merupakan istilah asing yang harus dipahami terlebih dahulu. Untuk memahami apa dan bagaimana algoritma, maka dapat dimulai dari mengetahui pengertiannya terlebih dahulu.  Berikut ini pengertian beberapa ahli mengenai algoritma :

  1. Algoritma didefinisikan sebagai usaha dengan urutan operasi yang disusun secara logis dan sistematis untuk menyelesaikan suatu masalah untuk menghasilkan suatu output tertentu (Kani, 2020).
  2. Algoritma memiliki pengertian sebuah prosedur komputasi yang mengambil beberapa nilai atau kumpulan nilai sebagai masukan untuk kemudian diproses sebagai keluaran. Dalam istilah lain algoritma adalah urutan langkah komputasi yang mengubah masukan (input) menjadi keluaran (output) (Cormen, Leiserson, Rivest, & Stein, 2009).
  3. Algoritma dapat diartikan sebagai urutan langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu persoalan (Munir & Leony, 2016).
  4. Algoritma adalah logika, metode dan tahapan sistematis yang digunakan untuk memecahkan suatu permasalahan (Wahono, 2008).

Dari beberapa pengertian algoritma oleh para ahli, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa algoritma dapat diartikan sebagai serangkaian langkah-langkah yang sistematis (berurutan) untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Langkah-langkah dalam menyelesaikan permasalahan yang harus dipahami bukanlah dalam bentuk Bahasa pemrograman, melainkan langkah-langkah yang nantinya akan dikonversikan kedalam Bahasa pemrograman.

          Setelah mengetahui pengertian dari algoritma, maka selanjutnya yang harus dipahami adalah dalam menjabarkan sebuah algoritma dibutuhkan tools yang similar dengan Bahasa pemrograman namun mudah untuk dipahami oleh Bahasa manusia. Tools yang popular digunakan adalah pseudocode dan structure English. Hal ini karena untuk menjabarkan algoritma dalam bentuk pseudocode dan structure English seperti memberikan perintah dalam Bahasa yang dipahami oleh manusia. Berikut ini contoh dari pseudocode dan structure English.

  1. Pseudocode (Merupakan teknik penjabaran algoritma dengan menggunakan struktur yang mirip dengan kode pemrograman yang sebenarnya)

Contoh :

Read nilai_1

Read nilai_2

Hasil_kali = nilai_1*nilai_2

Write Hasil_kali

  1. Structure English (Structure English merupakan alat yang cukup efisien dalam menjabarkan sebuah algoritma dengan basis Bahasa Inggris, meskipun dalam kenyataannya dapat juga diimplementasikan dalam Bahasa Indonesia)

Contoh :

Baca data lama_pinjam

Hitung biaya_sewa adalah tgl_kembali dikurangi tgl_pinjam dikali harga

Tampilkan biaya_sewa

 

            Setelah melihat contoh dari tools  yang dapat digunakan dalam menjabarkan algoritma, selanjutnya akan dilakukan penerapan penyelesaian permasalahan dari sebuah kasus menjadi algoritma dan contoh ekseskusinya dalam Bahasa pemrograman C++. Berikut ini contoh soal dan penyelesain menggunakan algoritma menggunakan structure English.

Contoh Soal :

Sebuah permasalahan perhituangan luas dan volume sebuah bak tampung pada sebuah perusahaan penyedia alat bangunan. Sehingga dibutuhkan sebuah program yang dapat menghitung luas dan volume yang dimiliki oleh sebuah bak tampung yang berukuran persegi Panjang untuk disesuaikan dengan lahan yang dimiliki oleh konsumen.

 

Penyelesaian Algoritma :

Program Hitung_Luas_Volume_Bak_Tampung

Deklarasi

float panjang, lebar, tinggi, L_Bak, V_Bak

Deskripsi

Baca Panjang

 

Baca lebar

Baca tinggi

Hitung L_Bak = panjang x lebar

Hitung V_Bak = panjang x lebar x tinggi

Cetak L_Bak

Cetak V_Bak

End

 

Konversi Ke Bahasa Pemrograman C++:

//Program Volume Bak

include

include

include

Main()

{

float panjang, lebar, tinggi, L_Bak, V_Bak;

cout<<”Program Hitung Luas dan Volume Bak Tampung”<

cout<<”/t/t/tPB.Cahaya Dinamika”<

cout<<”====================================”<

printf(”Panjang :”);scanf (”%f”,panjang);

printf(”Lebar :”);scanf (”%f”,lebar);

printf(”Tinggi :”);scanf (”%f”,tinggi);

L_Bak = panjang*tinggi;

V_Bak = panjang* lebar * tinggi;

Printf(”Luas Bak Tampung = %5.2f”,L_Bak);

Printf(”Volume Bak Tampung = %5.2f”,V_Bak);

Getch();}

 

Demikian contoh pengenalan algoritma dan pemahaman dasar dari algoritma, semoga dapat menambah ilmu dan pengetahuan khususnya bagi yang baru memulai mengenal dunia pemrograman dan umumnya bagi pembaca semua.